Perubahan Nomenklatur S.KM menjadi S.Kes yang menuai kritik tajam…

     Pendidikan sarjana kesehatan masyarakat yang telah berumur lebih dari 20 tahun, tiba-tiba dikagetkan dengan perubahan nomenklatur yang di keluarkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) dengan Permendikbud No.154 Tahun 2014.

     Dimana gelar pendidikan ini yang tadinya bergelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM) menjadi Sarjana Kesehatan (S.Kes), hal ini sudah didiskusikan ISMKMI semenjak tanggal 25 November 2014. Jauh sebelum isu ini meledak ketika menjelang tahun baru, pencarian informasi pun terus dilakukan semenjak saat itu namun seolah seperti di tutupi oleh pejabat yang terlibat.

     Sampai akhirnya timbul gerakan di beberapa organisasi seperti IAKMI dan PERSAKMI, hingga saudara Riyan Aprilitama (staff direktorat advokasi ISMKMI) bersama Persakmi membuat petisi untuk menentang terjadinya perubahan tersebut.  Di ISMKMI terjadi perdebatan panjang mengenai hal ini, karena memang walaupun tidak merubah struktur pendidikan ataupun tidak sama sekali mengancam keberadaan S.KM. Hal ini  masih dirasa kurang tepat  karena, S.Kes terlalu luas sebagai gelar yang menyimbolkan lulusan akademi pendidikan kesehatan masyarakat.

     Ditambah mengutip tulisan saudara Riyan Aprilitama di change.org, mengenai isi permendikbud ini dimana “Tertulis penggunaan gelar S.Kes tidak hanya untuk lulusan prodi Kesehatan Masyarakat tetapi juga untuk beberapa lulusan prodi lain. Sebagai contohnya, program studi S1 Kesehatan Lingkungan. Asumsi pokok yang paling memungkinkan adalah bahwa pengaturan inisial gelar S.Kes untuk lebih dari satu program studi ini, pasti berpangkal pada satu basis atau dasar. Padahal, sebagaimana dinyatakan pada Pasal 4 Ayat (3) Permendikbud 154/2014, basis penamaan prodi adalah suatu Disiplin Akademik.

     Pertanyaannya kemudian: Apakah prodi-prodi yang berbeda secara nama, mempunyai basis Disiplin Akademik yang tunggal, sehingga perlu diidentifikasi secara seragam? (Pada kasus ini adalah dengan adanya pengaturan gelar S.Kes bagi beberapa prodi dimaksud, termasuk Kesehatan Masyarakat).”

Jadi kenapa dirubah ?

     Untuk saat ini dengan mengucapkan syukur bahwa permendikbud ditarik, dan janji Dr. Illah Saillah selaku Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA) akan di revisi hingga hari senin tanggal 02 februari 2014, dan akan dilakukan uji publik kembali dalam waktu 1 bulan. Begitu janji yang di berikan kepada ISMKMI ketika, melakukan advokasi mengenai hal tersebut.

Dan ini harus terus kita kawal bersama.

Capture
Oleh :

Direktorat Advokasi

Direktorat Penelitian dan Pengembangan

Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI)

Tagged ,

One thought on “Perubahan Nomenklatur S.KM menjadi S.Kes yang menuai kritik tajam…

  1. Luar biasa perjuangan kalian teman teman !… mari bersatu !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: