Kita Menulis, Mengubah Indonesia, Dunia

Gambar

Hanya perlu alasan kuat dan benar apabila kita ingin berjalan, bahkan berlari melakukan sebuah perubahan. Alasan itulah yang membuat kita tak lemah bahkan mengeluh dengan kondisi apapun untuk berkontribusi. Ya, kontribusi tiada henti untuk Negri. Ya, kita perlu alasan. Sudahkah alasan kita kuat?

Kita, kesmas juga selayaknya selalu mengecek apa alasan kita memilih jalan ini. Jalan sebagai seorang Kesmas atau Public Health untuk memberikan yang terbaik untuk Negri. Dengan hati kita, jiwa kita, ilmu kita, dan kerja-kerja nyata kita. Seseorang yang mampu memimpin diri  dan orang disekitar kita bahkan Indonesia ( Public Health Leader), dengan kompetensi ( Public Health Expert) melayani mereka agar hidup mandiri sehat, dan yang paling utama juga adalah memperjuangkan Hak mereka untuk hidup sehat ( Public Health Warrior).

Besar bukan tanggung jawab kita? Iya memang besar, dan memerlukan kerja yang tak cukup dengan kerja-kerja biasa saja. Perlu langkah-langkah konkrit dan nyata. Bermula dari diri kita, sekarang, dan hal-hal kecil. Diantaranya menulis. Nah!!

Kenapa menulis? Simpel bukan? Tapi kenapa sedikit mereka yang menyadari bahwa menulis adalah pekerjaan yang mereka sukai? Dan kebanyakan kita, mahasiswa, kesmas pun sulit untuk melakukan pekerjaan ini. Padahal menulis itu mengubah. Mengubah keilmuan kita menjadi lebih matang, kompetensi kita menyampaikan gagasan, dan memperjuangkan kebenaran untuk kesejahteraan masyarakat.

Bisa jadi kenapa kita tak mencintai menulis karena kita tak punya ambisi kuat untuk berbagi kepada orang lain terhadap apa yang kita punya. Atau ternyata kita tidak memiliki apa yang akan kita bagi kepada mereka, mereka yang membutuhkan perubahan dan pencerahan terhadap suatu masalah.

Jadi, kenapa kita susah menulis? Ya, karena kita tak membaca. Pekerjaan yang merupakan pekerjaan wajib untuk seorang Mahasiswa.Kaum intelektual yang harusnya tak lepas dari dunia literasi diantaranya untuk mengamalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Benar adanya, jika ingin mengubah suatu bangsa, cerdaskanlah masyarakatnya. Kalau boleh menambahkan, termasuk mahasiswa yang harusnya cerdas. Maka jika kesmas itu cerdas, bangsa ini pun akan sehat, karena perubahan perilaku untuk hidup sehat itu bermula dari pengetahuan bahwa hidup sehat itu sendiri memang penting.

Yuk menulis. Mulai dari yang sederhana. Apapun yang kita lihat, rasakan dituangkan dalam bentuk yang unik dan mudah dipahami. Orang yang membaca tulisan kita pun semoga berubah lebih baik, lebih sehat. Kalau yang membaca tulisan kita orang seluruh Indonesia, bahkan dunia, kitalah bagian dari sejarah kehidupan lebih baik.

“Seorang sastrawan K.H Zainal Arifin Thoha, Alm “Dengan menulis aku ada,dengan menulis aku hidup, dengan menulis aku dibaca…”.

 

Selamat Hari Pers Nasional

Atik  Setyoasih  (Jaringan  Komunikasi  ISMKMI)
Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

gambar : kompasiana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: