Kita : Kesmas untuk Indonesia

Gambar

Tujuan pembangunan seperti yang tercantum dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) adalah terwujudnya kemampuan untuk dapat hidup sehat bagi setiap warga negara sehingga dapat mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Kesehatan adalah tolak ukur dari kesejahteraan karena merupakan suatu investasi sumber daya manusia. Oleh karena itu kesehatan harus diselenggarakan secara menyeluruh, terpadu, merata dan dengan kualitas yang baik, dapat diterima, serta dapat dirasakan oleh masyarakat dengan harga terjangkau.

Namun hal ini tidak cukup karena masyarakat harus diberdayakan sehingga memandirikan masyarakat. Guna mencapai tujuan pembangunan kesehatan diperlukan upaya komprehensif baik di tingkat individu maupun di tingkat masyarakat.

Indikator kesehatan seperti AKABA (Angka Kematian Bayi dan Anak), AKI (Angka Kematian Ibu), serta AHH (Angka Harapan Hidup ) tidak dapat seleseikan dengan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) yang berorientasi kuratif. Namun harus dengan Upaya Kesehatan Masyarakat yang berorientasi promotif preventif tanpa melupakan pelayanan kuratif. Itu ranah kesmas bukan?

Kita anak kesmas akan dapat menyeleseikan masalah kesehatan jika melakukan 3 hal ini, dimana masih dalam konteks Upaya Kesehatan Masyarakat.

  1. Health Empowerment  atau pemberdayaan masyarakat untuk dapat hidup sehat secara mandiri
  2. Health Enhancement atau melakukan upaya agar kesehatan suatu masyarakat dapat menjadi lebih baik lagi
  3. Health Protection atau melindungi masyarakat dari berbagai masalah kesehatan dengan tersusunnya berbagai peraturan yang melindungi masyarakatnya seperti misalnya Healthy Cities, dan
  4. Health Preservation atau melestarikan hal-hal yang sudah mendukung kearah terciptanya kesehatan.

 Sudah kebayang sebuah tugas mulia anak kesmas untuk Kesehatan Indonesia bukan? Pada saat yang sama,  tantangan globalisasi seperti Asean Free Trade Area (AFTA) dan World Trade Organization (WTO) dimana tenaga kesehatan masyarakat dari manca negara juga dapat bersaing di negara kita dengan kualitas tenaga kesehatan masyarakat yang distandarnisasi.

 Maka tidak ada pilihan lain selain kita menyiapkan diri. Menempa diri untuk menjadi seorang kesmas yang tidak akan diragukan kemampuannya untuk kapabel melakukan pekerjaan besar ini. Menjadi bagian kecil dari pekerjaan besar untuk menyehatkan Masyarakat Indonesia. So, Keep Learn, Learn again, Keep Fight and don`t give up. Tetap belajar, terus belajar, berjuang dan jangan pernah menyerah.

 Atik Setyoasih

(Jaringan Komunikasi ISMKMI Nasional-Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta)

 Sumber : Terinspirasi dan diolah lagi dari Naskah Akademik Pendidikan Kesmas oleh IAKMI dan AIPTKMI

gambar : http://www.health.gov

 

 

Tagged

One thought on “Kita : Kesmas untuk Indonesia

  1. traviatapr says:

    Reblogged this on traviataprakarti and commented:
    Public Health is something to do with loving people -Prof. Ascobat Ghani
    Menjadi seorang public health adalah pekerjaan mulia dan penuh tantangan karena butuh kemampuan yg multi-integrated dari segala sektor kehidupan, karena kesehatan itu adalah manifestasi kompleks yang dihasilkan dari banyak faktor.
    Menjadi seorang public health juga tidak mudah karena kami menentukan “masyarakat” bukan “individu”. Kami “memperhatankan dan meningkatkan” derajat kesehatan individu dan bukan “mengobati” orang yang telah sakit.
    Public health itu harus dekat dengan masyarakat, peka dan tidak acuh terhadap permasalahan sekitar, dan menjadi pelopor dalam menerapkan gaya hidup sehat.
    Tidak mudah, tapi prinsip kami:
    Fight and Keep Moving forward #goFKM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: