Sozialization of Tobacco Hazard Tobacco Control ISMKMI

Pengantar “Sozialization of Tobacco Hazard Tobacco Control ISMKMI”
Posted : Thursday, September 18, 2008 10:11 AM

PENDAHULUAN
a. Latar Belakang

Penggunaan tembakau telah menjadi masalah kesehatan global karena dampak yang ditimbulkannya, bukan hanya pada kesehatan penduduk tetapi juga pada ekonomi rumahtangga dan negara. Asap rokok tidak hanya berbahaya bagi orang yang menghisap rokok tetapi juga orang di sekitarnya. Dengan kandungan lebih dari 4000 macam zat yang berbahaya bagi tubuh, di antaranya nikotin (bahan pestisida), amoniak (bahan pembersih lantai), methanol (bahan bakar roket), aseton (bahan pembesih cat kuku), kadmium (bahan batu baterai), tembakau merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia yang sebenarnya dapat dicegah (World Health Report, 2003). Sekitar 80% kematian karena tembakau terjadi di negara berkembang.

Di Indonesia, rokok meningkatkan resiko kematian pada penderita penyakit kronis 1,30 – 8,17 kali lebih besar.(Studi Mortalitas Survei Kesehatan Nasional, 2001). Diperkirakan pada tahun 2005, biaya kesehatan yang dikeluarkan Indonesia karena penyakit terkait tembakau mencapai US$ 18,1 milyar atau 5,1 kali lipat dari pendapatan cukai tembakau pada tahun yang sama (Kosen, 2005). Dari hampir 2/3 perokok dunia yang berada di 10 negara, Indonesia menduduki urutan ketiga. Data Susenas menunjukkan peningkatan perokok dewasa dari 27% tahun 1995 menjadi 31.5% tahun 2001 dan mejadi 34.4% tahun 2004. Dengan demikian, pada tahun 2004, lebih dari 50 juta penduduk dewasa di Indonesia adalah perokok, Menurut Global Youth Tobacco Survey 2004, prevalensi perokok anak usia 13-15 tahun laki-laki 24,5% dan perempuan 2,3% di Sumatera dan Jawa. Sementara itu, trend usia inisiasi merokok menjadi semakin dini, yakni usia 5-9 tahun. Perokok yang mulai merokok pada usia 5-9 tahun mengalami lonjakan yang paling signifikan, dari 0,4% pada tahun 2001 menjadi 1,8% pada tahun 2004. (Pedoman HTTS 31 Mei 2008) keadaan tersebut sungguh sangat memprihatinkan, maka perlu adanya sosialisasi yang berkesinambungan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat terutama mahasiswa secara luas.

Dengan hadirnya jaringan pengendalian tembakau di Indonesia tentunya sangat membantu dalam upaya pengendalian masalah tersebut, eksploitasi yang dilakukan oleh industri rokok terhadap masyarakat tentunya tidak bisa dibiarkan. Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) merasa perlu untuk berperan aktif didalamnya. Sebagai wujud pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat)

b. Sasaran

Sasaran kegiatan kampanye“Socialization of Tobacco Hazards” adalah Institusi anggota yang tergabung dalam ISMKMI wilayah II (DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Kalimantan) serta masyarakat umum

c. Tujuan

Tujuan dari kegiatan kampanye media“Socialization of Tobacco Hazards” ini adalah untuk :
• Memperingati Hari Tanpa Tembakau se-Dunia (HTTS, 31 Mei 2008)
• Pembentukan kader Mahasiswa peduli bahaya tembakau
• Sosialisasi bahaya tembakau kepada masyarakat umum

d. Deskripsi kegiatan

Kegiatan kampanye media“Socialization of Tobacco Hazards” dilakukan dalam 3 tahap, diantaranya adalah :

• Tahap pertama, Kampanye media intern kampus
Dilakukan oleh anggota ISMKMI wilayah II di kampus masing-masing

• Tahap kedua, Kampanye media terpusat
Dilakukan oleh seluruh anggota ISMKMI di wilayah II dilakukan dengan mengadakan kampanye di Bundaran hotel Indonesia

• Tahap ketiga, seminar-workshop
Kegiatan tersebut diadakan untuk pembentukan kader mahasiswa peduli bahaya tembakau

• Tahap keempat, tindak lanjut seminar-workshop
Tindak lanjut seminar –workshop diadakan sebagai upaya untuk mempertahankan isu dan proses perumusan program kerja sehingga kegiatan kampanye media dapat bermakna dan berkesinambungan

e. Out put kegiatan

Out put kegiatan kampanye media“Socialization of Tobacco Hazards” adalah :

• Dokumentasi Kegiatan
• Rekomendasi Kampus Sehat bebas asap rokok
• Wilayah dan kelompok binaan tembakau ISMKMI wilayah II
• Data base kader mahasiswa peduli bahaya tembakau ISMKMI wilayah II
• Program kerja selama 1 tahun
• Deklarasi Mahasiswa Peduli bahaya tembakau

f. Dampak kegiatan

Dengan adanya upaya dan kegiatan yang dilakukan oleh ISMKMI dan jaringan pengendalian bahaya tembakau yang berkesinambungan diharapkan memberikan dampak terhadap masyarakat luas, diantaranya :

• Institusi anggota ISMKMI dapat memiliki Kader mahasiswa peduli bahaya tembakau yang diharapkan dapat menjadi pelopor perjuangan bahaya tembakau di kampusnya dan masyarakat sekitarnya

• Aktivitas jaringan pengendalian bahaya tembakau dan ISMKMI dapat dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai institusi yang peduli akan bahaya tembakau

• Kegiatan kampanye Media ” Pengendalian bahaya tembakau” yang telah dilakukan diharapkan dapat memberikan informasi yang mendalam terhadap masyarakat tentang bahaya tembakau yang sesungguhnya.

• Pemerintah Indonesia diharapkan dapat segera membuat kebijakan pengendalian bahaya tembakau dan segera meratifikasi dan aksesi FCTC (Framework Convention Tobacco Control) serta mulai memperhatikan kemasan iklan, sponsor, rokok, serta menaikan cukai rokok

Tagged , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: