Sekilas Kegiatan Tobacco Control ISMKMI Wilayah III Tahun 2009

Andriyan dari UNTB

SEMINAR DAN WORKSHOP “SOZIALITATION OF TOBACCO HAZARD” ISMKMI WIL 3 LINDUNGI MASYARAKAT SEBAGAI PEROKOK PASIF SEGERA RATIFIKASI FCTC

Apakah generasi muda sudah terselamatkan dari ancaman rokok?? Pertanyaan itu perlu dikaji lebih dalam lagi mengingat permasalahan rokok di Indonesia sungguh sangat kompleks, bisa di bilang sangat memprihatinkan karena sampai saat ini sebagai salah satu anggota yang ikut dalam usaha pendeklarasian FCTC hanya Indonesia satu-satunya Negara yang tidak ikut dalam pendatangan saat itu. Permasalahan rokok tidak akan bias ditangani dengan baik apabila industry rokok masih saja melakukan suatu eksploitasi kemanusiaan terhadap anak dan generasi muda.
Dari data yang diperoleh pada tahun 2004, lebih dari 50 juta penduduk dewasa di Indonesia adalah perokok, Menurut Global Youth Tobacco Survey 2004, prevalensi perokok anak usia 13-15 tahun laki-laki 24,5% dan perempuan 2,3% di Sumatera dan Jawa. Sementara itu, trend usia inisiasi merokok menjadi semakin dini, yakni usia 5-9 tahun. Perokok yang mulai merokok pada usia 5-9 tahun mengalami lonjakan yang paling signifikan, dari 0,4% pada tahun 2001 menjadi 1,8% pada tahun 2004. (Pedoman HTTS 31 Mei 2008) keadaan tersebut sungguh sangat memprihatinkan, maka perlu adanya sosialisasi yang berkesinambungan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat terutama mahasiswa secara luas.

Maka dari itu sebagai bentuk kepedulian kita mahasiswa kesehatan masyarakat yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Wilayah 3 maka diadakan seminar dan workhop di Bali dengan Tema ‘ Lindungi Masyarakat Sebagai Perokok Pasif Segera Ratifikasi FCTC’ yang dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 22-24 Mei 2009 di Bapelkes, Ida Bagus Mantra. Ada 8 institusi yang berpartisipasi di dalamnya ; Universitas Jendral Soedirman, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Respati Yogyakarta, Universitas Muhamadiyah Semarang, Universitas Udayana, Universitas Nusa Tenggara Barat, Universitas Nusa Cendana, dan salah satu tamu undangan dari Universitas Indonesia..

Uhmm…bisa dibilang acaranya cukup menarik karena mendatangkan pembicara-pembicara yang berkompeten di bidangnya terutama menyangkut rokok, pengetahuan baru dan  kesadaran maupun kepedulian kita terhadap bahaya merokok didapat dari kegiatan ini. Ada bekal menarik dari salah seorang pembicara ( Bapak Fuad Baraja) yang memberikan simulasi bagaimana cara menyembuhkan perokok dengan melakukan totok pada titik – titik tertentu pada bagian-bagian tertentu pada tubuh, sempat dipraktekkan pada peserta yang merokok saat itu dan hasilnya lumayan berhasil.   Sudah tentu output yang diharapkan juga gak jauh-jauh dari tema dan tujuannya,yang nantinya rekan-rekan yang mengikuti seminar-workshop ini merupakan kader anti rokok yang nantinya ilmu atau pengetahuan selama didapat dapat di sebarkan layaknya virus ke masyarakat bahwa tidak ada yang baik dari yang namanya rokok.

Pada tanggal 24 mei 2009 sempat diadakan street campaign yang kebetulan langsung gabung dengan MRAN (Malam Renungan) yang diselengarain sama KPAD BALI di lapangan puputan badung di kegiatan itu para peserta sempat menyebar stiker dan pemberian informasi ke masyarakat di kawasan sekitar lapangan puputan tentang bahaya rokok. Pada hari yang sama juga dibuat suatu deklarasi mahasiswa sebagai wujud peran aktif mahasiswa dalam upaya mendukung FCTC Framework Convention of Tobacco Control.Adapun deklarasi mahasiswa tersebut adalah :
1.    Penguatan komitmen kader untuk bebas rokok
2.    Penguatan kapasitas aset internal
3.    Kaderisasi yang berkesinambungan
4.    Advokasi kampus bebas asap rokok bagi  institusi yang belum memiliki Surat Keputusan (SK) kampus bebas rokok
5.    Pengembangan jaringan kerja
6.    Pengorganisasian dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan evidence base
7.    Advokasi kebijakan publik pengendalian tembakau ke pemerintah

Dari deklarasi tersebut diharapkan akan terwujud di masing-masing instansi nantinya. Itu adalah salah satu bentuk nyata kepedulian mahasiswa kesehatan masyarakat terhadap bahaya rokok. Lalu bagaimana dengan aksimu ? Apakah kamu peduli ?

Tagged ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: